Selasa, 09 Februari 2016

Narasi Apa untuk Adik adik Kita

.::Narasi Apa untuk Adik-adik Kita::.

Sambungan dari tulisan : “Kita Masih di Sini”

Mungkin ini bisa menjawab pertanyaan mendasar, narasi apa yang kita bawa ke adik-adik SMA? Sementara ustadz X terus Berjaya, kader-kader kita pindah mengaji tak tersisa. Sungguh hati kita harus rela. Tak boleh setitikpun syak prasangka. Adik-adik kita membina diri di sana mudah-mudahan dapat manfaat dan itu pun baik untuk mereka. Hanya saja, dalam panggung da’wah ini, kita tak boleh sekedar jadi penonton. Sementara racun dari musuh ditumpahkan pada otak pelajar berton-ton. Apa yang harus kita perbuat?

Mari kita pahami ke-khas-an dari manhaj kita. Apakah kita perlu ikut-ikutan seperti ustadz X yang banyak mengkaji fiqih dan akhir zaman? Atau kita harus ikut-ikutan seperti aliran X yang mengusung ideology khilafah?  Saat ustadz X sudah memberikan fiqih, aliran X sudah memberikan semangat khilafah, alangkah manisnya bila kita berbagi hal yang lain, hal yang berbeda dan dibutuhkan oleh adik-adik di sekolah. Apakah kita perlu juga 100% bahas fiqih di halaqoh. Apakah kita perlu juga 100% bahas khilafah di tatsqif kita. Kita sadari jati diri kita, karakter kita, ciri khas kita, yang membedakan kita dari gerakan lain. Izinkan saya mengusulkan sebuah kalimat: Islam, Prestatif, Solutif.

Islam, Prestatif, Solutif. Ini usulan narasi yang kita dengungkan untuk pelajar. Sesuai dengan karakteristik tarbiyah kita yang menyeluruh dan holistik. Kita berharap pelajar  dan pemuda, soleh dengan islamnya, tapi juga prestatif akademik dan non akademik, serta solutif terhadap permaslahan masyarakat. Hal ini bisa kita lihat jejaknya pada manhaj da’wah sekolah, pada struktur oragnisasi da’wah kita, betapa memang semangat yang dibawa adalah sebagaimana narasi tersebut. Menjadi muslim yang utuh, soleh iya, prestatif oke, solutif pasti. Maka tarbiyah, liqo, tatsqif, rohis, wajihah, komunitas yang kita tawarkan kepada pelajar membawa narasi itu: Islam, Solutif, Prestatif. Sebagaimana mendidik calon mursi, beltaji, warsito, tawakool karman, yahya ayyash di masa depan.

Maka apa diferensiasi, atau  pembeda kita dibanding gerakan lain? Agenda pembinaan kita tak hanya keilmuan islam, namun juga ada pembekalan untuk pelajar dalam hal olahraga, keilmuan, prestasi, akademik, finansial, dan lain-lain.

Sekali lagi bukan berarti kita merasa lebih baik dari gerakan lain, Kita pun tidak dalam rangka mendominasi da;wah sehingga yang eksis hanyalah da’wah kita. Kita bukan menang-menangan dan mengalahkan gerakan lain. Bukan itu yang kita cari. Hanya saja kita berusaha memberikan sesuatu yang berbeda, yang belum diberikan oleh orang lain, yang semoga saja bermanfaat untuk membangun peradaban. Sehingga kita bisa menjadi batu bata kecil yang turut melangkapi bangunan da’wah. Kita bisa ikut berkontribusi di antara banyak aliran dan manhaj da’wah. Bergotong royong dengan gerakan lain, menuju Kemenangan Islam dan ampunan-Nya.

“Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? Yaitu, kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.” (As Shaff 10-11)


Islam, solutif, Prestatif

Kita Masih di Sini

.::Kita Masih di Sini::.

Kita masih di sini, kita pun mengajak binaan kita masih di sini, sementara nestapa terus mendera di asia sini dan di afrika sana. Kita masih di sini, dalam tarbiyah kita, dalam halaqoh kita, dalam tatsqif yang kehadirannya kurang, dalam undangan taklimat dan qararat. Kita masih di sini untuk syuro. Kita masih di sini, bertemu dengan sahabat yang mukanya kelelahan banyak amanah. Mengapa kita tidak pergi.

Oh kulihat di sebarang sana, teman-teman salafi begitu hebat dalam dalil, begitu kuat kaji mengkaji.

Oh kulihat di samping sini kawan-kawan hizbut tahrir sedang aksi menegakkan khilafah. Betapa lantang teriakan mereka, betapa suci jargon mereka.

Oh kulihat sebelah kanan, teman-teman jamaah tabligh sedang khuruj. Betapa konsisten mereka. Betapa menyejukkan senyum mereka pada masjid-masjid dan warga-warga.

Sedangkan kita masih di sini, dengan berbagai tuduhan mendera qiyadah sedangkan inspirator gerakan di mesir sedang dikudeta. Sedangkan kita masih di sini, dengan survey nasional yang menunjukkan bahwa kita kalah. Kita masih di sini, dalam kehadiran liqo yang mulai berkurang dan izin tak hadir menjadi demikian gampang. Kita masih di sini dengan masalah dakwah di sana sini. Mengapa kita dan binaan kita tidak pergi ke tetangga yang penuh terpuji itu.

Kulihat dan kurenungkan mengapa kita masih di sini dan mengapa kita tidak pergi? Apa yang keren dari gerakan ini, apa yang hebat dari manhaj ini. Apa sebuah selling point gerakan ini? Bagaikan BBM nya Black berry. Meski kamera 0 mega pixel orang tetap beli black berry, karena ada BBM nya. Apa selling point dari gerakan tarbiyah, sehingga orang terus menerus ada di sini, dan menguatkan alasan kita dan binaan untuk tidak pergi.

Ternyata yang pertama adalah “tarbiyah yang menyeluruh” itu sendiri. Tarbiyah yang berakar kata yarba yarbu yang artinya tumbuh (CMIIW). Kita lihat manhaj kita. Kita lihat kurikulum tarbiyah kita. Ada yang unik di sana. Betapa tarbiyah yang yang kita kecap setiap pekan itu lengkap. Mari lihat 10 muwashofat tarbiyah. Kita diajar aqidah (salimul aqidah) sekaligus diajak untuk mandiri finansial (qadirun alal kasbi). Kita diminta ibadah secara benar (shahihul ibadah) sekaligus mampu melawan hawa nafsu (mujahidun li nafsih). Kita diajak berakhlak kokoh (mathinul khuluq) sambil wawasan kita diperluas (mutsaqoful fiqr). Betapa tarbiyah ini mengajarkan kita menjadi pribadi yang utuh. Satu waktu kita diminta menjadi intelektual dalam liqo-liqo kita dan di waktu lain kita longmarch 8 jam dalam mukhoyyam. Otak kita penuh ilmu, badan kita penuh otot. Saat muncul undangan multaqo murobbi dari kaderisasi, muncul juga undangan training sosial media dari biro riset, dan muncul juga undangan dari biro akademik terkait sharing kuliah di luar negeri, kalau kita renungkan, ini nikmat yang luar biasa, pembinaan dalam berbagai aspek terus disiramkan ke kita. Adakalanya kader kita diminta jadi staff ahli walikota dan ketua ikatan alumni dan adakalanya kader kita diminta tes hapalan juz 29 dan juz 30. Beberapa harokah lain yang saya lihat mungkin belum selengkap tarbiyah dalam target pembinaannya. Ada harokah yang tidak diajarkan bab akhlak. Ada manhaj lain yang tidak belajar politik. Bukan berarti kita merasa lebih baik dari mereka, sekedar sadar bahwa inilah perbedaan kita di antara yang lain. Mungkin inilah yang bisa kita kontribusikan pada yang lain.

Karena tarbiyah inilah maka memungkinkan dari gerakan kita lahir orang seperti pak warsito, pengurus DPP sekaligus dikagumi komunitas internasional karena menemukan scanner otak 4 dimensi dan pengobat kanker. Karena tarbiyah yang kita kunyah lah maka memungkinkan lahir orang seperti mursi; seorang dosen, sekaligus politisi, sekaligus hafidz quran, dan juga presiden. Atau mursyid am interim(calon); al izzat yang seorang insinyur dan hafidz pula. Atau erbakan yang seorang profesor tank baja, saudagar, dan perdana menteri turki sekaligus.

Tarbiyah kita mampu membentuk pribadi yang utuh. Selain ahli dalam agama, soal keilmuan sains dan kemandirian finansial jangan ditanya. Maka jamak kita lihat kader-kader kita yang jurusannya A namun mampu bicara B. Jurusan elektro bisa berbicara masalah psikologi. Jurusan teknik teknik kimia dapat berdiskusi masalah politik migas. Saya pribadi cukup kaget melihat dosen saya yang fasih saat kuliah membahas rekayasa sistem kerja dan ergonomi dan di waktu lain beliau hafal dalil-dalil Quran tentang materi fiqh dakwah. Tidak kah kita melihat ini suatu keajaiban, suatu keunikan, suatu hal yang patut disyukuri. Lihat saja di muwashofat mula bagian mutsaqoful fiqr, ada poin: “membaca di luar bidang keahlian sebanyak 2 jam per pekan”. Tarbiyah memaksa kita menjadi pribadi yang lengkap dan menjadi gudang ilmu.

Betapa dalam liqo-liqo kita sering diceritakan utuhnya pribadi Umar bin khatab: seorang petarung, pebisnis, dan politisi sekaligus. Atau kisah rasulullaah yang hebat di segala bidang; keluarga, politik, militer. Atau kita sering mendengar kisah imam abu hanifah: ahli fiqh sekaligus pemilik jaringan bisnis sutra. Saya rasa itulah desain tarbiyah kita, menyiapkan pribadi kita menjadi mursi, beltaji, warsito, tawakool karman, di masa depan. Menjadi pribadi yang soleh di masjid dan soleh pula di panggung masyarakat. Coba tengok manhaj dakwah sekolah, tujuannya satu; menyuplai kader yang kokoh untuk dakwah kampus dan dunia kerja. Coba tengok misi dakwah kampus dan da’wah sekolah: menyiapkan iron stock (cadangan keras), calon pemimpin tanah air di masa depan. Manhaj kita dan khususnya tarbiyahnya benar-benar serius mendesain kita agar menjadi someone in the future.

Mari tengok Risalah pergerakan ikhwanul muslimin yang merupakan hasil pikiran hasan al banna: di sana sangat kental suasana bahwa kader dakwah haruslah lengkap, utuh, menyeluruh. Salah satunya 8 fikrah dakwah (Terjemahannya agak bebas):

-Dakwah Salafiah: bersumber Al Quran Sunnah dan refere to salaf
-Thariqah Sunniyah: Menegakkan sunnah
-Haqiqah Shufiyah: Kembali ke kesucian hati dan keterhubungan dengan Allah.
-Hai’ah Siyasiyah: Kepahaman akan politik
-Jamaah Riyadhiyah: Klub  olahraga
-Rabithah Ilmiyah Tsaqafiyah: Semangat belajar dan menambah wawasan
-Thalabul ilmi. Belajar terus dan terus belajar.
-Syirkah Iqtishadiyah: Bisnis dan Usaha
-Fikrah Ijtima’iyah: Terjalinnya hubungan dengan masyarakat

Maka bentuk syukur kita, jalankanlah tarbiyah kita dengan baik. Ikuti berbagai agenda pembinaan. Nikmati berbagai amanah dakwah. Itu modal dasar kita. Para penyelenggara tarbiyah, mari kita serius dalam mengelola pembinaan kader, taat pada manhaj, bayangkan kita sedang mendidik calon Beltaji, calon erdogan, calon anwar ibrahim. Kalau kata almarhumah Ustadzah yoyoh yusroh: Muwashofat kita dirancang dengan menghabiskan berkilo-kilo jeruk (sebagai konsumsi rapat). Mungkin agar mampu menghasilkan puluhan ribu pemimpin nasional di masa depan.

Mungkin itu alasan pertama mengapa “kita masih di sini”. Tarbiyah yang kita perjuangkan tiap pekan, siang malam, sakit sehat, malas semangat, seru garing, ramai sepi. Kita bersyukur bahwa tarbiyah ini bukan sekedar menggugurkan kewajiban, tapi memang kita sedang dicetak dan ditempa ikhtiar untuk menjadi pribadi hebat di masa depan, InsyaAllah.

Al-Fath ayat 29:
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud . Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir . Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar”

Bersambung ke tulisan “Narasi Apa untuk Adik-adik Kita”


Minggu, 06 April 2014

.::PKS: Pasti Koruptor Sebel::.

.::PKS: Pasti Koruptor Sebel::.
“Dan, kita bisa menang, jika di saat seperti itu, kita menyadari bahwa kita hanya bermu'amalah dengan Allah; yang mengetahui pengkhianatan mata dan segala yang tersembunyi dalam dada. Bukan dengan manusia; yang mudah dibohongi atau bahkan senang dibohongi. Itulah yang membuat kejujuran bernilai lain di mata Allah SWT” (Anis Matta, Mencari Pahlawan Indonesia)

>Indeks Korupsi Partai Politik | Bermanfaat Bagi Sesama PKS indeks korupsi kecilhttp://bluejundi.wordpress.com/2014/02/05/indeks-korupsi-partai-politik/
>IKLAN INFO GRAFIS PKS _ CERDAS MEMILIH DI PEMILU 2014 - YouTube \\\\\http://www.youtube.com/watch?v=gLsZQnYD1yo
>PKS PIYUNGAN: PENJELASAN Dewan Syari'ah Pusat PKS Menanggapi Fitnahhttp://www.pkspiyungan.org/2008/10/penjelasan-dewan-syariah-pusat-pks.html?m=1
>Data KPK, Golkar Paling Korup dan PKS di Urutan Buncit - PKS PIYUNGANhttp://www.pkspiyungan.org/2014/03/data-kpk-golkar-paling-korup-dan-pks-di.html
>PDIP dan Golkar Partai Kader Terkorup - PKS PIYUNGAN \\\\\http://www.pkspiyungan.org/2014/03/pdip-dan-golkar-partai-kader-terkorup.html
>Partai Juara Korupsi - MetroTv - YouTube http://www.youtube.com/watch?v=yS2DI6J-oqo&feature=youtu.be
>Why Always PKS? Aku Dan PKS by: @Af1_ - Chirpstoryhttp://chirpstory.com/li/195825
>Begini cara kader PKS menjawab permintaan Amplop politik:http://www.islamedia.web.id/2014/04/dimintai-uang-amplop-inilah-jawaban.html

PKS-Semangat Indonesia

“Sebuah kehidupan yang terhormat dan berwibawa yang dilandasi keadilan dan dipenuhi kemakmuran masih mungkin dibangun di negeri ini. Untaian Zamrud Khatulistiwa ini masih mungkin dirajut menjadi kalung sejarah yang indah. Tidak peduli seberapa berat krisis yang menimpa kita saat ini. Tidak peduli seberapa banyak kekuatan asing yang menginginkan kehancuran bangsa ini.

“Masih mungkin. Dengan satu kata: para pahlawan. Tapi jangan menanti kedatangannya atau menggodanya untuk hadir ke sini. Sekali lagi, jangan pemah menunggu kedatangannya, seperti orang-orang lugu yang tertindas itu; mereka menunggu datangnya Ratu Adil yang tidak pemah datang.

Mereka tidak akan pernah datang. Mereka bahkan sudah ada di sini. Mereka lahir dan besar di negeri ini. Mereka adalah aku, kau, dan kita semua. Mereka bukan orang lain. Mereka hanya belum memulai. Mereka hanya perIu berjanji untuk merebut takdir kepahlawanan mereka; dan dunia akan menyaksikan gugusan pulaupulau ini menjelma menjadi untaian kalung zamrud kembali yang menghiasi leher sejarah.”(Anis Matta, Mencari Pahlawan Indonesia)

.::PKS-Semangat Indonesia::.
>PKS, Karunia untuk Kebaikan Indonesia | Catatan Dr. Amir Faishol Fath - PKS PIYUNGAN http://www.pkspiyungan.org/2014/03/pks-karunia-untuk-kebaikan-indonesia.html
>Kenapa Kita Harus Curiga Pada PKS? | Kompasiana.comhttp://m.kompasiana.com/post/read/594388/2/kenapa-kita-harus-curiga-pada-pks
>PKS | Visi dan Misi http://www.pks.or.id/content/visi-dan-misi
>Mengenal PKS; Platform, Falsafah, Visi & Misinya by: @Hafidz_Ary – Chirpstory http://chirpstory.com/li/195864

Partai Kerja Selalu

“Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis.

Mereka tidak harus dicatat dalam buku sejarah. Atau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Mereka juga melakukan kesalahan dan dosa. Mereka bukan malaikat. Mereka hanya manusia biasa yang berusaha memaksimalkan seluruh kemampuannya untuk memberikan yang terbaik bagi orang-orang di sekelilingnya. Mereka merakit kerja-kerja kecil jadi sebuah gunung: karya kepahlawanan adalah tabungan jiwa dalam masa yang lama” (Anis Matta, buku mencari pahlawan Indonesia)

.::PKS: Partai Kerja Selalu::.

>Laporan KPK: FPDIP Termalas, FPKS Paling Patuh http://www.pkspiyungan.org/2013/12/laporan-kpk-fpdip-termalas-fpks-paling.html
>Gubernur Raih Tiga Penghargaan Sekaligus - www.inilahkoran.com - Dari Bandung Untuk Indonesia http://www.inilahkoran.com/read/detail/2057284/gubernur-raih-tiga-penghargaan-sekaligus
>PKS Selamatkan Risma Walikota Surabaya Saat Akan diseruduk bantenghttp://www.suaranews.com/2014/02/pks-selamatkan-risma-walikota-surabaya.html
>Pengakuan Ridwan Kamil, hanya PKS yang membela bandung juara di parlemenhttps://www.facebook.com/photo.php?fbid=10203396848232593&set=a.10202008192197060.1073741825.1553524083&type=1
>PKS di antara Rk dan Risma https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10200730420022195&set=a.1085982729113.12433.1812767694&type=1
>PKS berusaha hapuskan pajak ganda bank syariah https://www.youtube.com/watch?v=rO1XURJxPPU&feature=youtube_gdata_player
>PKSTV PKS Perjuangkan RUU Keperawatan – YouTube https://www.youtube.com/watch?v=eDQ8OIQg1d0&feature=c4-overview&list=UUa83Oa2XxE-1vgrKeD2cGEg
>FPKSTV Focus Group Discussion Poksi IV tentang PWP3K 170913 – YouTubehttps://www.youtube.com/watch?v=hZyohLftejs&list=UUa83Oa2XxE-1vgrKeD2cGEg
>FPKSTV Fraksi PKS Dukung Lahirnya RUU Anti Miras 090913 - YouTube</A>https://www.youtube.com/watch?v=SXxDMPVwXeU&list=UUa83Oa2XxE-1vgrKeD2cGEg
>FPKSTV Swasembada dan Impor Daging Sapi – YouTubehttps://www.youtube.com/watch?v=RPWtWM891Vc&list=UUa83Oa2XxE-1vgrKeD2cGEg
>FPKSTV Sikap FPKS terkait Outsourcing - YouTube https://www.youtube.com/watch?v=XReyiSvaX9A&list=UUa83Oa2XxE-1vgrKeD2cGEg
>LBH Adil Sejahtera Dampingi TKW Korban Trafficking - PKS PIYUNGANhttp://www.pkspiyungan.org/2014/03/lbh-adil-sejahtera-dampingi-tkw-korban.html
>Ledia Hanifa: Biaya Haji tahun 2014 Turun - PKS PIYUNGANhttp://www.pkspiyungan.org/2014/03/ledia-hanifa-biaya-haji-tahun-2014-turun.html
>kehadiran absensi anggota dewan PKS https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10201005560135767&set=gm.218713561658559&type=1
>Persoalan SNMPTN Bagi Difabel, Politisi PKS Minta Kemdikbud Bersikap Bijak - PKS PIYUNGAN http://www.pkspiyungan.org/2014/03/persoalan-snmptn-bagi-difabel-politisi.html
>detikNews : FPDIP Termalas, FPKS Paling Patuh http://news.detik.com/read/2010/01/19/170231/1281800/10/fpdip-termalas-fpks-paling-patuh
>PKS | Visi dan Misi</A> http://www.pks.or.id/content/visi-dan-misi
>PKS janjikan angkat imam masjid jadi PNS - PKS PIYUNGANhttp://www.pkspiyungan.org/2014/04/pks-janjikan-angkat-imam-masjid-jadi-pns.html
>PKS, Karunia untuk Kebaikan Indonesia | Catatan Dr. Amir Faishol Fath - PKS PIYUNGAN http://www.pkspiyungan.org/2014/03/pks-karunia-untuk-kebaikan-indonesia.html
>PKS: Kondomisasi berarti Legalisasi Perzinahan yang Ditentang Semua Agama - PKS PIYUNGAN http://www.pkspiyungan.org/2013/12/pks-kondomisasi-berarti-legalisasi.html
>Sikap PKS Terkait Penundaan Jilbab Polwan - PKS PIYUNGANhttp://www.pkspiyungan.org/2013/12/sikap-pks-terkait-penundaan-jilbab.html
>PKS Menolak, DPRD Tetap Setujui RS Siloam Padang - Hidayatullahhttp://www.hidayatullah.com/read/2013/11/13/7270/pks-menolak-dprd-tetap-setujui-rs-siloam-padang.html

Senin, 17 Maret 2014

Pemilu Mahal? Perang Lebih Mahal


saya ingin mengutip sebuah tulisan :)

"lagi banyak yang ngomongin Rpublik Rajyat China, setelah baca-baca cuplikan sejarah mereka, Dahulu kala, sebagaimana wilayah lain, antara clan dan dinasti saling berperang untuk berebut kekuasaan. Pernah dinasti Wu dominan lalu Dinasti qin menguasai China lalu dihancurkan lagi dinasti lain. Sepertinya begitulah tabiat kekuasaan. Manuisa saling berebut.

kita mengeluhkan heboh politik di TV, antara dua politisi saling serang dan saling ribut. Atau anggota DPR yang tidur, yang korupsi. Lalu kita benci politik? Lalu Golput? Kalau menurut saya, kalau ga tahan dengan politik ya harus perang seperti Rakyat China dulu.

Dulu antara suku dan bangsa berebut kekuasaan dengan perang dan senjata. Tapi manusia belajar untuk berdamai,senjata dititipkan pada polisi sehingga perang, senjata, dan perebutan kekuasaan diganti dengan pertarungan politik atau melalui pemilu..

jadi ya kalau politik terlihat mahal, buruk, dan panas, bersabarlah, cara politisi berebut kekuasaan dan berusaha menang pemilu itu lebih baik dari pada perang senjata.perang tentu lebih mahal.

tinggal sekarang bagaimana caranya pertarungan politik ini dimenangkan oleh orang yang benar-benar layak jadi pemimpin, yang cerdas dan bernurani. Bukan yang sekedar punya TV ,modal, atau relawan media sosial sehingga terlihat hebat padahal biasa saja.

"berhentilah membuat orang bodoh terkenal" (Pepatah)

Those who are too smart to engage in politics are punished by being governed by those who are dumber. - (Plato)
artinya: "Orang yang merasa terlalu pintar sehingga enggan terlibat politik, akan dipimpin oleh orang yang lebih bodoh" (Plato)

#janganGolput"

Minggu, 09 Maret 2014

Erdogan Said

"Bagi kita demokrasi bukanlah tujuan,karena kita kaji lagi demokrasi bukanlah ajaran islam,kita menggunakannya hanya sebagai alat saja" (Erdogan, Perdana Menteri Turki)